-->

Saturday, April 19, 2014

Demo-Crazy

     Dikit lagi pemilihan presiden baru untuk negeri kita. Dimana presiden kita yang sudah hampir 10 tahun menjabat akan selesai jabatannya dan puas-puasin tidur di istana negara. Udah gak ada lagi foto di edit edit pake muka SBY dengan tulisan “piye to? Enak’ kan jaman ku toh?”
     Gak Cuma itu aja, menurut gua jadi seorang presiden gak mudah memimpin manusia lebih dari 100juta orang. Kalo kita gak bisa mimpin diri kita sendiri, apalagi mimpin 100 juta orang? #KorbanHabibiDanAinun
     Yang bikin gua pusing sampai sekarang adalah Partai. Entah gua ngerti politik atau enggak, entah gua belajar PKn atau enggak. Tapi syukurnya gua gak remedial mapel PKn. Katanya kekuasaan tertinggi ada di rakyat. Dan rakyat membuat partai politik. Dan  untuk menjadi calon pemerintah biasanya dari sebuah partai. The problem is... ada banyak partai di Indonesia, dan semua partai mempunyai tujuan yang berbeda beda. Dan semua partai akan bersaing satu sama lain. Maksud gua adalah, jika semua bersaing apakah ada yang aneh untuk memperebutkan sebuah tahta? Maksud gua kita yang sesama rakyat sama-sama gak bersatu kan? Lagian menurut gua pemerintah itu bukan orang yang suka ngatur daerahnya atau hal yang lain lah, tapi menurut gua pemerintah adalah orang-orang politik yang sering masuk tv. Betul kan? Nah, menurut gua juga banyak orang-orang yang bisa mengatasi masalah di negeri-negeri ini sedikit demi sedikit, dan menurut gua adalah guru gua saat di sekolah, saat gua belajar di beri materi pelajaran sambil bercanda nyindir pejabat-pejabat. Itu guru matematika gue! Mungkin kalian juga punya seseorang yang mungkin lebih pantas memimpin negeri ini.
     Nah, yang ngeselin adalah kampanye-kampanye dari politik di Indonesia. Bisakah kalian memberi kampanye yang lebih bermanfaat dari pada menampilkan dangdut dan konvoi di jalanan tanpa menggunakan helm? Orang yang pake helm tuh pasti punya otak. Helm tuh gunanya buat ngelindungin kepala. Berarti orang yang gak pake helm tuh gak punya otak! Menurut gua partai harus tegas dalam hal ini. Ini adalah awal buat partai kalian maju juga bukan? Dan kenapa masih ada banyak anak kecil ikut kampanye? Apa gunanya? Mereka Cuma mau dapet duit dari kampanye dari kalian. Dan kenapa kalian ngasih duit? That’s problem.
     Ngomong-ngomong kampanye, lo sadar berapa banyak duit yang keluar Cuma buat dangdutan? Ngundang artis dan masang iklan di pohon? Apa menurut lo itu gak buang-buang duit? Dan itu Cuma buat naikin popularitas partai kalian semua kan? Kenapa kalian untuk menaikan rating partai kalian dengan cari kayak gitu? Cara kayak gitu gak bakal mensejahterakan rakyat. Belom jadi pemimpin aja udah buang duit. Makanya banyak caleg yang buang duit untuk kampanye sehingga dia menang dan dapet kursi khusus. Dan setelah dapet tahta itu, dia akan mencoba membalikan modal dengan korupsi! This is corruptor!  Bagi mereka yang gak dapet kursi dan telah hamburin duit? Masuk RSJ. Oiya, setelah gua tau banyak banget caleg yang kalah tapi udah pada nyogok masyarakat, bodohnya mereka, mereka minta dengan paksa kepada masyarakat untuk duitnya kembali! Fvck!
     This is Demo-Crazy! Jika semua partai melakukan rating untuk partai nya sendiri dengan melakukan hal yang lebih berguna dari pada merusak pohon dengan nancepin foto narsis dengan janji palsu. Mereka bilang janji, tapi gak ada bukti. Mereka bilang “ kami akan memberikan bukti, bukan janji”.  That’s bullshit!! That’s empty talk!! Lo bilang akan memberikan bukti dari pada janji? Yang lo katakan itu adalah ‘janji’ juga! Oke balik ke topik, jika semua partai bisa melakukan hal yang baik dari pada sekdar buang-buang duit yang diperkirakan hampir +10triliun, semua partai bisa mensejahterakan rakyat dengan ngasih kesehatan gratis, pendidikan gratis, pembangunan jalan dan tempat umum, membantu rakyat kecil, dan membantu jomblo mencari pacar. Loh? Tapi hal yang mencari pacar ini malah yang akan dipilih masyarakat kan? Ya karna populasi jomblo di Indonesia ini kan  lumayan banyak. Hehe. Jadi, apa itu kampanye? Kampanye adalah ajang untuk menaikan popularitas partainya sendiri dengan mengejek partai yang lain? Benarkah gua?
     Sekarang kembali ke masyarakat, dimana orang-orang masih banyak yang golput. Apa efek dari golput ini? Satu bro untuk pemilu, negara udah mempersiapkan uang sekita miliaran rupiah, dan lo golput, kita mubazir uang. Tapi, kalo milih, siapa yang akan kita pilih dari caleg-caleg yang Cuma pengen dapet uang dari kursi legislatif?
     Tapi masyarakat juga kadang lebay (beberapa orang), BBM naik 2000 rupiah aja demonya heboh banget! Nah, padahal kan itu premium yang udah dapet subsidi dari pemerintah biar lebih murah. Lo gak ngebayangin susahnya pemerintah ngasih duit buat masyarakat juga kan? Kenapa bensin naik aja lo pada marah marah-marah? Misalkan ya, kenaikan BBM itu adalah penyakit. Dan kalian yang berdemo untuk membatalkan pemerintah menaikan BBM adalah mencegah penyakit. Nah! The problem is... kenapa kalian gak mencoba mencegah di lain-lain hari sebelum gejalanya tiba? Dan setelah BBM naik kenapa gak ada demo BBM minta di turunkan? Timbul pertanyaan! Kenapa setelah timbulnya penyakit (resminya kenaikan BBM), tidak diobati? Emang bener, mencegah lebih baik dari pada mengobati. Jadi kalo gak diobati, penyakit ini akan membesar bukan?
     Coba lihat luar, disana banyak banget harga BBM perliternya lebih tinggi dari pada harga di Indonesia. Tapi kita, yang udah dapet subsidi, dan subsidinya dikurangin, langsung demo marah-marah? Oh man, that’s the stupid thing! Itulah gua begitu terksemia hebatnya sama masyarakat luar untuk gak membeli mobil, karna sebelum membeli dia sudah memikirkan apa yang akan terjadi setelah memebeli mobil, mungkin membayar bensin yang mahal, uang parkir yang mahal, dan kerusakan mesin.
    Tapi ya, hampir stasiun televisi itu termasuk milik partai politik, ini menurut gua terlalu curang buat nampilin iklan tanpa biaya. Dari pada gitu, ada stasiun televisi yang belom unsur politk, dan  gue lebih baik pilih partai naga terbang atau enggak partai komodo terbang deh.
      Yowes, sekian dari gua. Ini emang sindiran, gua Cuma anak berumur 15 tahun yang mencoba menuang pikiran gua ke dalam blog gua. Tapi mungkin ini lah kenyataannya. Thanks!

Terimakasih kalian sudah sampai sini, artinya kalian sudah selesai membaca tulisan ini. Jangan berdiam saja, ayo kirim komentar kalian.

0 komentar:

Post a Comment

Any comments?

Phone:

+62 8xx xxxx xxxx (kepo kamu ya)

Address :

Jakarta,
Indonesia

Email :

slthaz15@gmail.com

About us

NeoMag is a blogging Blogger theme featuring a sleek, stylish and modern design suitable for everyone who loves to share their stuff online.