-->

Hallo semua! Welcome to Azizliziouz!

I am Sulthan Al Aziz Engineering Blog Writer Reader

Take a look my note How to reach me?

My hidden talent

Rebahan
Kelucuan
Produktifitas
Siapa sih nih orang?

Sulthan Al Aziz

Penulis blog

Welcome to my blog everyone! Mau kenalin ini blog saya yang gak penting-penting banget. Joinned to blogger since 2011. Lupa cerita gimana awalnya bisa ngeblog dan bisa bertahan sampe sekarang. Dan yang udah dateng, selamat membaca para pembaca setia (ya I know I have no one). I write something in here just for fun, so... jangan dibawa serius banget, okey? Terima kasih udah dateng, tinggalkan komentar ya.

Simbol

Pensil

Kali aja ada yang gak tau, icon diatas namanya pensil untuk menulis. Isinya grafit atau carbon

Kotak

Nah gambar ini mengingatkan kita pada pelajaran matematika SMP, yaitu pelajaran bangun ruang. Kalau dilihat lebih detail, sebenarnya icon ini adalah tupperware untuk sarapan

Pesawat Kertas

Origami paling sederhana adalah pesawat terbang. Biasanya kita membuat origami kertas ini dari kertas buku tulis yang kita ambil kertasnya dari tengah. Nah ini adalah penyebab buku tulis kalian kertasnya cepat habis.

Gunung

Terlihat seperti grafik? Jika iya, mungkin mata anda bermasalah. Ini adalah gunung diatas huruf alphabet huruf "L"

Read more my another posts!

Sailorman





I’m floating up in the sea, on the brown sailing boat with 2 white sails. No green, just blue and white, Sometime it turns be orange. But your pink lip has been never fading away from my head. One bite is comparable to one ocean. Nothing’s going to make you change in my wildest imagination. Bad, bad women on gentlemen’s mind.

For 7 days I’ve been drinking rainwater, against monster fish, eat their raw meat. 24 hours is nothing for now. I wish you were here, whatever we stuck in the sea, caves, or maze, how long is it, as long as I could get your convenience, I hope it is everlasting peace.

I just doing monolog own my own. In the morning, I’m talking to the rhyme of waves "the sun is very hot. Could you goes down?” and in the night to the Milky Way, wondering “where will I dock?” Then I expect they replied my thought, “In front of you. It’s Her”. And somehow the wind in my hair, and let the wind carry my canoe. Then I fell asleep.

I’ve been hopeless, I don’t wanna live on this canoe forever, however I afraid of suicide. For a month I am looking for land with many foods, river milk or gold cave. Will you be my isle? To be my abode to live. To support and be a pillar of this lonely life. Holding on to you. Our finger tied each other, we close our eyes, we’re hugging, very tight, and I can scent you smell.

My lips get closer to her right ear and whisper “I know I’m foolish, selfish, and idiot. But, from the deepest of my heart, there’s a woman that I want to give a smile every morning. Give a support whenever she feels down. Make you happy whenever she cries, and in the night give her a kiss goodnight on her forehead when you are in my arm. That woman is you. If you’re ever in my arms again, you can go wherever you like, you can meet your friend with no jealously from me, you don’t need to obey my rule, it’s your life. You can be yourself. Isn’t too much to ask? No, I’m trying to set you free.

Wherever you are, I really miss you, really.




I've been writing this story for 6 month, and I'm sorry for bad grammar and vocabulary. see you in another post.

Sumur di Ladang

Jika ada sumur di ladang
Bolehlah kita menumpang mandi
Bila kamu benar sayang
Pastinya kamu takkan pergi

Jika ada sumur di ladang
Bolehlah kita menumpang mandi
Ingatlah tuk mengenang
Bahagiamu denganku pertama kali

Jika ada sumur di ladang
Bolehlah kita menumpang mandi
Bila ada yang lebih tampan
Janganlah pindah ke lain hati

Jika ada sumur di ladang
Bolehlah kita menumpang mandi
Saya ini lelaki berperasaan
Dengan hati yang pernah disakiti

Jika ada sumur di ladang
Bolehlah kita menumpang mandi
Saya akan menyeranah dengan lantang
Jarak takkan berarti lagi

Jika ada sumur di ladang
Bolehlah kita menumpang mandi
Bila masa telah datang
Saya juga pasti kan kembali

Jika ada sumur di ladang
Bolehlah kita menumpang mandi
Bila ada lain kesempatan
Bolehlah saya singgah lagi?

Mas Brewok

“Bagaimana cara Anda menumbuhkan jenggot di usia muda?”
“Apakah jenggot anda alami atau tidak?”
“Apa tanggapan Anda yang menganggap Anda menggunakan minyak untuk menumbuhkan jenggot?”

Pertanyaan diatas merupakan tanya jawab yang dilakukan meet and greet gua bersama rekan media jurnalistik… yang terjadi di alam mimpi gua. Tapi pertanyaan-pertanyaan itu real dari orang-orang sekitar gua. Seakan-akan mereka pengen tahu kenapa pada umur 17 tahun gua sudah tumbuh jenggot [dan kumis juga] (re: brewok) yang lebat. Apakah gua pubertas terlalu cepat? Apakah hormon testosteron gua kebanyakan? Gua sendiri juga masih belum paham kenapa karna terlalu cepat tumbuh di usia dini dan dah keliatan bulu-bulu tipis yang bakal jadi benih brewok kearifan lokal ala Teuku Wisnu. Intinya disini gua pengen bilang brewok gua ALAMI tumbuh sendiri tanpa bantuan apapun. Dan inilah alasan gua menulis tulisan ini karena gua bosen orang nanya numbuhin jenggot pake apa. Dari temen, keluarga, senior, tukang cukur pernah bertanya hal yang sama ke gua. Btw sekarang umur gua bukan lagi 17 tahun, dah dewasa sedikit, tapi tetap aja di umur sekarang masih ada aja yang bertanya cara menumbuhkannya. Yang pasti bukan kayak numbuhin tanaman sayur yang disiram tiap hari, dikasih pupuk, dan dikasih pestisida agar bebas dari hama. Lu kira jenggot gua kalau dah panjang berbuah?

Di SMA gua pernah ditegor guru karna jenggot gua mulai numbuh. Katanya sih kayak “orang tua”. Duh, padahal masih tuaan ibu guru ya… bangun atuh Bu. Di masa ini gua  bingung merawat brewok yang baru tumbuh ini, awalnya cuma dibawah dagu saja. Dan kata orang “kalau dicukur, tumbuhnya makin lebat”. Karna gua gak niat numbuhin jenggot, gua nyoba potong, bukan di cukur. Gua cuma motong pake gunting kecil di depan cermin, helai demi helai berjatuhan… saat mulai tips… crott… dagu gua berdarah. Jenggot gua pitak.
Ini gua waktu SMA. Wajar aja gua disebut tua ya... tapi bagi gua ini dewasa.
Semenjak berdarah, gua nyoba beralih ke cukuran. Pikir gua, “gapapa deh numbuhnya cepet, toh gua make cukuran. Jadi, nyukurnya mudah dan cepet.” Gak lama, bulu samping pipi mulai tumbuh. Gua bukan jenggotan dan berkumis lagi, tapi gua dah brewokan. Dalam hati gua “Sial, apa gua tua ya? Muka gua boros, amsyong…”

Hari selanjutnya gua nyukur jenggot gua terus pake cukuran. Lebih mudah emang, tapi yang ada kulit di dagu gua berasa tipis, alias dagu gua iritasi tiap gua cukuran. Asli! Gak enak banget. Terkadang pas cukuran masih aja berdarah, apakah gua menstruasi lewat dagu? Tapi gua kan bukan perempuan. Karna dicukur, brewok gua juga makin bandel numbuhnya. Cukuran murah dengan 2 silet bisa tumpul dengan dua kali pake di brewok gua. Duit gua bener-bener boros cuma buat beli cukuran. Semenjak itu gua kena kanker dompet kering untuk jangka waktu yang lama. Ya sampe akhirnya sih gua pake cukuran terus yang silet 3, mengurangi iritasi.

Day by day, gua mulai terbiasa dengan brewok ini. Temen-temen gua, khususnya yang cowok juga malah iri, dan bertanya gimana caranya numbuhin brewok. Disinilah pede gua mulai timbul tampil dengan brewok. Sampe cewek pada ngeliatin brewokan gua… ada yang bilang “jijik”. Sumpah yang ngomong ini pasti ngira gua kayak gembel. HAHA. Tapi, ada juga temen gua cowok maupun cewek mau megang brewok gua. Ya karena masih SMA, brewok masih hal yang asing dilihat pada temen gua. Responnya ada yang bilang “geli”, “jijik”, “kayak semak-semak” atau “kayak teroris lo!”. Ada satu temen gua yang ngeliat brewok gua aja udah geli. Pernah gua iseng saat dia diem, gua gesek-gesekin dagu gua ke tangan dia. Tau responnya apa? Ngejerit! SERIUS! Dan sampe sekarang temen gua ini kalau diperhatikan jenggotnya gak tumbuh. Duh, gua curiga kromosomnya XX.

Semakin pede gua dengan brewok gua, gua makin berobsesi dengan brewok gua dengan numbuhin di pipi macam Adam Levine, Harry Style, atau Aamir Khan. Iya iyaaa… brewoknya doang yang sama, bukan mukanya. Ya gua ingin menambah luas permukaan brewok gua. Gua sendiri nyoba nyari-nyari di mesin pencarian cara menumbuhkannya. Jawaban yang keluar adalah dengan minyak. Itupun gua bagi dua, produk yang biasa kita kenal, Wak doyok atau minyak kemiri yang dibuat sendiri. Beli wak doyok atau DIY? Yang murahlah! Gua bikin minyak kemiri dengan modal tutorial youtube. Secara singkat, minyak kemiri dah di tangan dan siap dipake. Gua coba oles… hoooeeekk, baunya menyengat! Aneh di pipi! Tapi lama-lama gua terbiasa, dan gua nyoba pake selama seminggu. Dan hasilnya, gak ada perubahan yang signifikan. Brewok gua gak ada bulu tambahan… Gua nyoba ngasih tau temen gua tentang temuan gua ini. Sebenarnya gua berharap temen gua nyoba dan apa efeknya bagi mereka dan gua. Eh temen gua malah ngajak berbisnis. “Gimana kalau kita jualan minyak kemiri yang lo buat? Terus lo jadi Brand Ambassador-nya” ujar temen gua. Hm menarik menurut gua, kali aja gua bisa saingan dengan Wak Doyok.

“Terus yang bikin minyaknya siapa?” kata gua.
“Elu lah, kan elu yang tau cara buatnya.” Jawab dia.
“Lah terus lu kerjanya ngapain?”
“Nerima duitlah! Haha”
“Yeee, dasar jenggot kambing.”

Brewok gua makin panjang, anehnya gua berasa brewok gua ada tumbuh maksimalnya. Jadi ya panjang maksimalnya ya segitu. Entah numbuhnya mulai lama, atau karna dah lumayan panjang jadi gak terlalu nampak perubahan panjangnya sih. Disinilah gua merasakan sensasi brewok gua, gua kasih shampoo. Seriously, my beard was cold, anti danddruf, shining, badai deh. Dan jenggot gua yang panjang ini mendapatkan pujian dari orang yang gak gua kenal. Ceritanya saat gua lagi berenang sendiri, dan gua istirahat di pinggir kolam. Saat sedang istirahat, seorang pria yang terlihat tidak muda, putih, sipit, etnis Tionghoa. Orangnya asik, udah tua, punya keluarga, gua ngobrol banyak dari agama sampe politik. Disini gua mulai kasihan denger cerita Koko. Etnis mereka yang ngalamin masa lalu yang buruk dan imbasnya ke mereka yang gak tahu apa-apa yang hidup di masa sekarang. Serius deh, begini ya Indonesia… huhu.

Oke kembali ke cerita.

Masih dalam obrolan di pinggir kolam renang dengan kedalaman 2 meter, di dalem air, shirtless, sama-sama pake celana renang doang, dia bertanya, “gimana caranya kamu numbuhin jenggot?”

“waduh ini sih numbuh sendiri” jawab gua ketawa.
“Hoo… Kalau kata orang sih ‘itu mah baru haltenya, belum terminalnya’” kata dia
“Maksudnya?”
“Tanya aja sama orang tua kamu, pasti tau” kata dia. Gue kebingunan maksudnya apa. “Tapi hebat loh, seumuran kamu udah numbuh brewok. Saya udah tua, kumis saya cuma beberapa helai doing kayak kumis kucing”

Tiba-tiba di otak gua kebayang sesuatu, nih orang sekilas mirip Ng Man Tat di Shaolin Popeye.

 “Tapi brewok kamu itu bagus loh, udah kayak model aja” sambung dia.
“Pffttt… bisa aja” duh basa-basi orang Indonesia ini mah. “Kalau saya model, saya pasti bukan berenang disini, haha” sambung gua coba ngelucu garing, nambah basa-basi.
“Haha, kamu lucu deh, haha” kata dia.

DEG!
Dia bilang apa barusan?
Lucu?
GUA LUCU?
Ini kenapa gua ngerasa Bumi merasa berhenti berputar sesaat?
Kok kepala gua pusing ya?
Ini kenapa ada kamera tiba-tiba ngezoom ke muka gua dengan sound effect menegangkan?
Ini lagi gak shooting sinetron hidayah kan?
Perasaan gua awkward banget dipuji oleh cowok, om-om kumis tipis lagi!
Ini gua bakal diculik gak ya? Kabur gak ya? Apa pura-pura gaya batu aja? Ini gua pulang ke rumah, pantat gua kualitasnya masih baik gak ya?

Mencoba istighfar, mencoba kalem, dan tetap melanjutkan obrolan sampe selesai. Sampe akhirnya dia bilang harus pulang, dia pamit, dan berbisik “goodbye”. Oh! Get off!

Seiring berjalannya waktu gua selalu manjangin brewok gua, karena menurut gua ini style aja pada zaman now. Jenggot gua yang pitak? Ketutupan kok. Dan gua juga mulai paham istilah “Kalau haltenya aja segitu, apalagi terminalnya”. Kadang gua bayangin kalau gua udah berkeluarga, punya tetangga, apakah nanti gua bakal di panggil pak Brewok. Biasanya di dalam lingkungan perkampungan ada banyak orang dengan berbagai nama, kalau orang nanya tentang seseorang, pasti akan mulai ingat dengan ciri khasnya orang tersebut. Misalkan penampilan “oh, pak Tejo? Yang ada kutil di hidung kan?” Atau secara kepemilikan “Oh pak Tisna, yang istrinya empat kan?” Maybe one day someone would ask my neighbor where my house is. “Oh pak Aziz? Yang rambutnya numbuh sampe dagu itu kan?” Dan gua pernah bayangin, mungkin istri gua nanti kalau nyapu gak bersih, jadinya dapet jodohnya gua. Ya kurang lebih seperti itu bayangan gua.

Tapi kini sudah berbeda, gua sudah jadi mahasiswa. Dimana mahasiswa diatur dengan ukuran rambut botak 0-1-0 tanpa jenggot dan kumis. Walau begitu, temen-temen gua bisa lihat gua kalau aslinya brewokan, terlihat jelas dalam 3 hari brewok gua dengan pede nongol sendiri dengan cepet.

Kurang lebih begitulah cerita kebrewokan gua. Intinya brewok ini numbuh sendiri alami dari awal. Kalau kalian pengen numbuhin brewok, coba aja produk yang ada. Ya walaupun banyak yang cerita ke gua produk minyak itu gak sepenuhnya manjur digunakan untuk sebagian orang. Produk yang kita tahu paling wakdoyok doang, tapi udah banyak kok produk yang bisa numbuhin jenggot yang terdaftar di BPOM Indonesia. Kalau mau alami ya coba buat minyak kemiri seperti yang gua buat, dan gua gak jamin bakal tumbuh ya. Kalau mau buat, kemirinya cuma dihaluskan, campur dengan air dan di sangrai. Ambil deh minyaknya. Buat yang baru puber, mending cukur aja jenggotnya kalau gak mau ada, dan jangan dipotong. Nanti bisa berdarah, sakit, dan pitak di jenggot. Kalau bisa panjangin aja, karna itu sunah (OHHHH AKHIRNYA BLOG INI MEMBERIKAN SIRAMAN ROHANI!).

Dan sepertinya gua harus menunggu 2,5 tahun lagi untuk lulus dengan keadaan telanjang muka agar bisa numbuhin brewok dan rambut gua lagi.





Sekian, semoga membantu.

Namanya Juga Film


Kali ini gua bakal bahas film. Gua bakal bahas yang beda dari artikel lain, yang pasti bukan review, ngasih tau blooper. Tapi tema tulisan ini adalah... 'Film'. Hehe, ya emang sih ini bakal film, tapi kalo ntar lo dah baca tulisan gua nanti lo bakal bergumam "oh iya ya... tapi namanya juga film sih". Tapi serius temen-temen, gua gak nyari kesalahan disini (re: blooper), seperti judulnya deh, i guarantee 85% you will say "Ya namanya juga film". OK let's begin...

1. Toy Story 3

Pasti tau nih film ini, sering kan nonton film ini. Wajar aja sih, kan sering di tayangin di TV nasional pas liburan, kadang pas hari libur aja masih ditayangin kok. Inget kan pas Woody dan kawan-kawan masuk Sunnyside? Kan ada tuh si monyet yang jaga CCTV, biar dia tahu tahanan gak kemana-mana. Emangnya pas pagi hari, CCTV nya gak di cek lagi saya manusia, terus manusia pada kaget kalau semua mainan bisa bergerak? Hmm... mungkin aja rekaman CCTV nya langsung dihapus kali ya.
Inilah ekspresi foto lu saat buka foto-foto lama di facebook

2. Pacific Rim

Film bergenre sci-fi bertemakan manusia melawan monster jahat yang ingin menghancurkan bumi. Manusia melawan monster besar seukuran gedung ini menggunakan robot yang sama besarnya. Diceritakan setiap-setiap negara punya robot besar. Anehnya sih ya, di bagian robot sama monsternya berantem butuh dianter naik helikopter. Emangnya robot secanggih itu gak bisa jalan kaki ya sendiri ya? oh mungkin kalo naik helikopter lebih cepet. Atau mungkin semua jawaban itu ada di film Pacific Rim 2


Emangnya helikopternya kuat ngangkat robot segede upil T-rex?
3. Fast and Furious 7

Film ini keren abis, berteman mobil yang awalnya balap liar doang, lama berubah drastis jadi penjahat yang badass. Tapi menurut gua ada adegan yang janggal aja di adegan berantemnya ketika Brian O'conner (Paul Walker) lawan Kiet (Tony Jaa) di bis saat menyelematkan Ramsey (Nathalie Emmannuael).

Pas adegan Brian lagi berdiri deket sama bis setelah ngelempar Ramsey ke mobil, tiba-tiba si Kiet narik badan Brian ke belakang terus berkelahi. Menurut gua sih kalo si Kiet pengen cepet menang, si Kiet tinggal tendang Brian aja dari belakang sehingga Brian jatuh ke jalanan. Mungkin si Kiet biar jantan aja gitu berantemnya ya, gak mau menang cepet.


1. Brian lagi berdiri dibelakang Bis yang gampang jatuh kalau didorong dari belakang

2. si Kiet malah narik Brian yang lagi berdiri buat berantem

3. berantem deh, tapi saran gua berantemnya jangan lebih dr 3 hari. Selain dosa tidak dimaafkan, 3 hari berantem capek euy!
4. Star Wars

Gua yakin sih setiap kalian nonton film action ada adegan tembak-menembak terus tokoh utamanya gak ketembak 'Kok gak kena sih?! Musuhnya belajar nembak dimana si!?'

Well, itu udah biasa terjadi di film action yang ada adegan tembak-menembak. Biar lebih tegang sedikit pemeran utamanya kena tembak abis itu cuma luka kecil, sekarat, atau lainnya, intinya masih hidup. Tapi enggak dengan film Star Wars. Gua rasa semua fans film Star wars setuju kalau strom troopers adalah musuh yang paling bodoh dari semua musuh yang ada di semua film. Karna 7 film sudah mereka lewati, 40 tahun dari tahun 1977 sampai 2017 ini, mereka gak pernah nembak tokoh utama maupun pemeran pendamping atau pendukung.





5. Spiderman 2

Film Marvel kesukaan gua ini sering banget gua tonton berulang-ulang, sampe gua tau mana bloopnya dimana. Yang kita tahu kalau spiderman kalau mau pergi kemana-mana pake jaring, untuk memudahkan transportasinya Spiderman butuh gedung tinggi untuk berayun. Tapi enggak dalam satu adegan yang menurut gua agak sedikit memaksa.

Adegan dimana Dr. Octo menyandra MJ a.k.a. Marry Jane di tengah-tengah laut gitu, kemudian Spiderman datang buat menyelamatkan. Disini juga pertama kali identitas Spiderman terbongkar. Singkat cerita tempat yang dibangun Dr. Octo di tengah laut itu tenggelam bersama barang ciptaannya. Bisa diperhatikan lagi, kalau lautnya cukup dalam. Kemudian gimana cara Spiderman bawa pergi MJ ke daratan lagi? Berayun? Jawabannya 'Iya, berayun'. Sayangnya disini logikanya enggak mungkin ada gedung bertingkat deket laut, tapi adegannya Spiderman meluk MJ sambil berayun meninggalkan tempat Dr. Octo. Lalu jaringnya Spiderman nempel dimana nih?


Ekspresi lu waktu nahan berak di tempat umum

Ciaaa, Peter menggendong MJ

Ini adegan yang bikin janggal, jaringnya nempel kemana?














Gimana teman-teman komentar kalian setelah membaca tulisan saya? Apakah kalian sudah bergumam "Yaaah, namanya juga film". Emang sih, yang namanya mencari kesalah itu gampang, apalagi kesalah orang lain, apalagi kesalahan orang yang kita sebelin. Hehe. Tapi gua menghargai sebuah karya, yang namanya bikin film itu gak mudah. Kalau mau bagus ya harus ada alur cerita yang menarik dan pemeran yang bagus pula. Sedikit bloop wajar deh. Lagian gak terlalu mendetail, iya gak?

Ada juga blog temen saya yang lain, walau mereka sudah jarang update. Silahkan dibaca:


Sulthan Al Aziz
Dhani Dharmawan
Imam Taufiq Ponco Utomo
Restian Parengga
Annisa Mardhiyah Ramadhani
Agnes Nadia
Meidian Nurahmah

Anggitto Panjiarto

http://s27.postimg.org/6aqjw3tyb/Jumphawks.jpg
https://www.pinterest.com/rnvendt/a-long-time-ago-in-a-galaxy-far-far-away/
https://www.celticsblog.com/2016/12/16/13977748/a-boston-celtics-star-wars-meme-post-just-for-fun  
http://games.tecmundo.com.br/noticias/lista-melhores-easter-eggs-fallout-4-encontrados_816500.htm

August (Poetry)




August.
Help me, I was running from something.
The shadow of the past always haunted me everytime I close my eyes.
Makes my heart beat like thunder.
I cannot sleep as well, I cannot eat anything.

August.
Will you be my bestfriend?
Always beside me when I'm drowning and faded.
Like the city surround Jakarta which is always besides him.
I deserve you, and you deserves me.

August.
What I got is pretty bad.
Really hope doctor can help me out, but its impossible.
And who can save me?
Me? or you? Maybe both.

August.
I'm so glad I got to see you.
Im so grateful to be bron in this time.
You know, enjoying you so peaceful.
And actually, I was running from you. Yap, its you.


August 7, 2017 at half past 11 pm.

Tempat Isi Perut di Depok #1

     

 
    Gua kali ini bakal nampillin yang beda di blog, menulis tentang makanan misalnya. Karna mulut gua gak bisa nyanyi, cuma bisa gosip dan makan aja. Jadi terciptalah label blog baru dengan judul 'Ngunyah Asik'
     Sebelumnya gua dah pernah bahas kuliner... (yang mana?). yang itu loh, yang gua bikin mie pake kuah susu. Masuk kuliner juga kan ya... gapapa lah...
     Jadi ini gua bakal bahas makanan yang ada di Depok aja, karna gua tingga di kota begal belimbing. Nah yang bakal gua pos di tulisan ini juga tempat makan yang bukan restoran. Kenapa? Alasan pertama, duit gua gak memadai makan di restoran. Alasan kedua, tempat makanan pinggir jalan itu lebih keliatan ciri khasnya. yaudah ah baca aja

1. Pancong Mang Kumis dan Mang Dadang
nampak depan (sumber: foto sendiri)

      Hayo orang depok yang gak tau kue pancong, apalagi warkop satu ini. Entah kenapa warkop ini begitu rame dan banyak peminatnya. Apalagi buka 24 jam setiap hari. Sebenarnya konsep warung ini cuma warkop, dengan ada tambahan kue pancong. Eh pancongnya enak, eh... eh... nagih. Addicted!
gak ada menu patah hati?

     Gak cuma pancong doang yang disediain, ada roti bakar, mie (instant), dan minumannya yang gak kalah nagih itu es susu kacang ijo. Gak kalah menariknya, ada pancong yang setengah mateng.

Alamat: Jalan Komodo, Depok (deket perempatan lampu merah)
Kenyang dengan duit : 15 Rb
Rame: 8/10
Enak: 9/10
Waktu yang tepat kesini: Lagi capek belajar kelompok atau nongkrong


2. Ayam Goreng Babeh

 
Ayam Goreng Babeh
       Pertama kali ke sini, gua kira Ayam Goreng Babeh itu restaurant. Atau tempat makan. Ataupun kedai. Eh sampe disana, ternyata hanya... GEROBAK! Tapi yang bikin gua kaget, pas dateng ke sini, gerobak ini rame sama orang. Dan rame juga sama kucing juga yang nyari tulang gratisan.
     Yang bikin khas disini adalah, bumbunya! Bumbunya itu pedes. Tapi sayang, di lidah gua pagi seorang pecinta makanan pedas, ayam goreng babeh gak pedes banget. Bumbunya warnanya kuning. Agak mirip samaa..... ah sudahlah.
Jalan Mangga (sumber: foto sendiri)

     Nah disini tuh udah ada 2 cabang, yang satu di jalan Mangga, atau biasanya orang-orang manggil tempat yang disini adalah 'Babeh Nusantara' atau 'Babeh SMANSA'. Itu karena jalan Nusantara lebih gede dibandingkan jalan Mangga dan tempatnya dekat dengan SMAN 1 Depok. Cabang yang kedua itu ada di jalan Siliwangi. Tempatnya agak beda, tapi tetap pake gerobak. Jadi disini yang babeh Siliwangi dijadiin satu tempat dengan makanan yang  lain. Nah, kalo gak salah sih ada satu cabang lagi, yaitu deket sekolah Sejahtera. Tapi gua belom pernah nyoba yang deket sana.
     Kalau mau makan disini, kalian harus siap makan 'ngemper' sob. Karena disini kalian bakal makan deket lapangan, dan tempat duduk gak tersedia. Ada sih, tapi dikit. Dan kalau mau kesini, harus siap ngantri lama. Karna yang dateng kesini lumayan banyak. Tapi rasanya yang gurih di lidah, ngebayarin nunggu 10 menit lo kok.
     Yang paling laris disini adalah, sate kulit. Inilah yang paling murah, jadi favorit, dan jarang didapetin di tempat makan lain. Di kaepsi atau emsidi aja gak jual sate kulit sob. Sayangnya disini cuma jual makanan aja sob, gak bisa mesen minuman. Jadi kalo mau beli minum ya jalan dikit ke warung.


Alamat: Jalan Mangga, deket lapangan.
Kenyang dengan duit : 10 Rb
Rame: 8/10
Enak: 9/10
Waktu yang tepat kesini: Duit lagi abis buat makan di tempat yang mahal sama pacar


3.Soto Mie Bogor Sop Iga Sapi Kang Didin


Rupa dari Sotonya

     Salah satu makanan soto ini lumayan enak. Sajian sotonya yang bikin gua ngunyah lagi adalah kuahnya. Pake santan gitu. Disini menunya kisaran 15 ribu-30ribu. Dan pelayanannya cepet, jadi kalo laper banget, gak usah worry bakal nunggu lama.
     Gak cuma soto mie kok, ada soto daging, sop iga, dan lain-lain. Yang sering gua pesen adalah soto daging. Dagingnya lembut, lembutnya tuh kayak... 'nyesss'. Dan adajuga kok soto yang kuahnya bening (kayak di foto).
     Tapi sayang, lahan parkirnya agak susah, yang bawa motor sih masih bisa parkir, walau bikin jalanan macet. Tapi yang bawa mobil gua saranin parkir deket gereja. Disitu gak terlalu banyak kendaraan lalu lalang. Oiya, paling enak makan di meja tengah sob, bisa ngadep ke tv. Hehe

Alamat: Jalan Pipit Raya, deket stadion merpati
Kenyang dengan duit : 25-30 rb
Rame: 7/10
Enak: 9/10
Waktu yang tepat kesini: Abis lembur

4. Bakso Arema Cak Nasikin


Sumber dari street view google

     Yang ini gak kalah menarik, bakso arema alias bakso malang ini rasanya sedap. Apalagi porsinya gede-gede. Gak cuma itu aja, disini juga ada mie ayam. Minuman? ada beberapa minuman botol dan bisa langsung ambil sendiri.
Bakso malang cak nasikin (source: facebook)
      yang bikin unik sih, mejanya di susun kayak kontrakan. Nah, sebenarnya sih gua yakin gak kayak gini konsepnya, tapi karna menyesuaikan tempat. Nah, jadi ada 3 sekat tempat makan. satu sekat bisa ada 4 meja makan. 
source: facebook
     Yang bikin unik, ada tulisan 'Kalau puas silahkan beritahu teman'. Ya lumayanlah, gak receh-receh amat ya. Tapi ini enak kok, walau ini sedikit agak mahal dari bakso malang yang gerobak, porsinya gede-gede.



Alamat: Jalan Raya Sawangan, depan Pasadena
Kenyang dengan duit : 25 rb
Rame: 7/10
Enak: 8/10
Waktu yang tepat kesini: Abis kehujanan, atau lagi musim hujan.

5. Sambel Setan Cak Lidi

     Suka makanan pedas? Suka banget? atau suka aja? Di Depok ada loh yang sambelnya beneran mantap. Ada di Sawangan, sebelah kanan Perumahan Bukit Rivaria Depok. Namanya Sambel Setan Cak Lidi. Gua sebagai penikmat kuliner pedas, selalu bertanya 'ah sepedes apa sih? Biasanya yang orang bilang pedes, gak pedes bagi gua'.
Sambal Setan Cak Lidi (foto sendiri)


      Santapan pertama sambel ke mulut gua, first impression gua adalah 'very spicy, perspiration, and want more'. Satu lagi, jari yang gua pake buat makan tuh panas. Ini sambel yang enak. Ada rasa manis, dan pedesnya tetap ada. Sambel setan cak lidi ini lebih mirip pecel ayam atau lele yang biasa kita  lihat di pinggir jalan. Ada kok menu lele, ayam. Adapula ragam ikan asin, kayak tongkol, gabus, ada juga jengkol, pete, dan terong.
      Cara mesennya juga enak, jadi kalian ke tempat masaknya, nanti kalian pesen apa aja, dan kalian yang milih mau yang mana makanan yang akan digoreng. Setelah milih, kalian bisa nyari tempat duduk dan nunggu pesanan tiba.
Syahrini (foto sendiri)
      Sayangnya saking ramenya di tempat ini, lahan tempat duduk jadi susah, belom lagi ketutup sama parkiran motor. Tapi walau keliatannya rame dan dikit tempat duduk, di dalemnya gak sumpek atau panas kok.
      Dan hati-hati nih gan kalo ketemu pelayan perempuan yang di foto atas, soalnya gua sering banget kesini, pas pesen minuman yang dibawain salah terus. Ya tapi gapapala, malah jadi hal yang lucu kalo gua ke sini.


Alamat: Jalan Raya Sawangan, Samping kanan Bukit Rivaria Depok
Kenyang dengan duit : 20-25 rb
Rame: 8/10
Enak: 9/10
Waktu yang tepat kesini: Akhir bulan dan makan bareng keluarga



     Dah ya itu aja dulu, gua sajikan 5 tempat makanan yang rame di Depok. Gua masih punya tempat makanan [pinggir jalan] yang enak di Depok. Gua yakin beberapa tempat diatas, temen-temen udah tau tempat tersebut. Tapi, liat aja nanti, pasti ada yang belum. hehehe... see u soon!


Bye!



Sumber foto 1
Sumber foto 2
Sumber foto 3 


-Original Creativity-

Any comments?

Phone:

+62 8xx xxxx xxxx (kepo kamu ya)

Address :

Jakarta,
Indonesia

Email :

slthaz15@gmail.com

About us

NeoMag is a blogging Blogger theme featuring a sleek, stylish and modern design suitable for everyone who loves to share their stuff online.